ADZAN BERANGKAT HAJI

Posted by KIGEDE SURANG On Minggu, 15 November 2009 0 komentar

Rupanya tidak begitu lazim adzan disuarakan di kala ada seorang yang mau berangkat haji. Akhir-akhir ini yang dilakukan oleh calon jamaah haji ialah pamit sana sini, ke semua sesepuh, para ulama, kiai, dan tokoh masyarakat, kira-kira satu minggu sebelum hari keberangkatan.


Mempertahankan Eksistensi Piranti Lunak Indonesia

Posted by KIGEDE SURANG On 0 komentar

Belakangan ini negeri kita diramaikan oleh perdagangan software berbayar (propetiary software), bahkan razia terhadap pembajak terjadi di sana-sini. Maklum pedagang software terbesar di dunia Bill Gates datang kesini menjajakan software merek Mincrosoft, produknya, bahkan menggratiskan pada para siswa. Tentu saja ini sangat mengkhawatirkan kalangan pengembang piranti lunak sistem operasi terbuka (open sources software-OSS), yang saat ini berkembang pesat.


MEMAKAI CELANA DI BAWAH LUTUT

Posted by KIGEDE SURANG On 0 komentar

Seorang mahasiswa perguruan tinggi di Surabaya mempertanyakan, apakah bila kita memakai celana harus di atas mata kaki atau harus ditinggikan di bawah lutut? Pertanyaan ini disampikannya terkait anjuran sekelompok umat Muslim di Indonesia bagi kaum laki-laki untuk memakai celana yang tinggi, hampir di bawah lutut. Kelompok ini sudah berkembang di kampus-kampus.


TABARUK TIDAK BID'AH

Posted by KIGEDE SURANG On Sabtu, 14 November 2009 0 komentar

Oleh Tb. Ahmad Rivqi Khan

Tabarruk adalah mashdar (asal kata) dari tabarroka, akar kata dari albarokah. Albarokah sendiri berarti: Ziyadatulkhoir al ilahy (tambahan kebaikan dari Tuhan). Lalau diartikan ke bahasa kita mungkin berarti "ngalap barokah" atau mencari keberkahan (mencari kebaikan Tuhan, red). Memang semua tahu bahwa al fail fil haqiqoh hua Allah Subhanahu wata'ala (pelaku sebenarnya adalah Allah), seperti dalam alquran surat al mulk ayat satu: tabarokalladzi biyadihi almulku (maha berkah Allah Subhanahu wata'ala...). Bagaimana kedudukan Tabarruk atau ngalap berkah dalam al quran, hadits dan praktek dalam kehidupan sehari-hari, silahkan disimak artikel berikut ini.


TRADISI NGAPEM

Posted by KIGEDE SURANG On 0 komentar

Tolak Bala Di Bulan Sapar

Kalau ada bulan yang merepotkan orang Cirebon, maka bulan Saparlah namanya. Bulan kedua setelah Sura dalam hitungan kalender Jawa ini diyakini oleh sebagian masyarakat Cirebon sebagai bulan kawinnya para hewan, terutama anjing, makanya orang Cirebon sangat berpantang untuk melangsungkan perkawinan pada bulan ini.


Awood. Diberdayakan oleh Blogger.

Pages

Blogger Tricks

Your embed code here!